Tragedi di Jalur Pantura: Keluarga Almarhum Kernet Truk Terima Santunan Rp 70 Juta dari Program PIJAR SEMAR
SEMARANG – Risiko pekerjaan di jalan raya kembali memakan korban, namun perlindungan sosial memastikan keluarga yang ditinggalkan tidak terpuruk. Keluarga almarhum Bapak Jumeri, seorang pekerja yang sehari-harinya berprofesi sebagai kernet, resmi menerima santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) sebesar Rp 70.000.000 dari BPJS Ketenagakerjaan.
Momen haru sekaligus bentuk nyata perlindungan negara ini berlangsung istimewa karena penyerahan santunan dilakukan bertepatan dengan acara penganugerahan Jamsostek Award.
Santunan tersebut diserahkan secara langsung kepada pihak keluarga oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Tengah dan DIY, Cahyaning, bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Penyerahan ini menjadi wujud nyata keberhasilan program PIJAR SEMAR (Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pekerja Rentan Kota Semarang), di mana almarhum Jumeri terdaftar sebagai pesertanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, nasib nahas menimpa Bapak Jumeri saat ia tengah bertugas menyusuri Jalur Pantura. Insiden bermula ketika kendaraan yang ia tumpangi mengalami kendala teknis, sehingga mengharuskannya untuk menepi. Saat almarhum sedang turun dan melakukan perbaikan kendaraan di tepi jalan, sebuah kecelakaan tragis tak dapat dihindari. Almarhum tertabrak oleh kendaraan lain yang melintas di jalur padat tersebut hingga akhirnya meninggal dunia.
Kepergian tulang punggung keluarga ini tentu meninggalkan duka yang mendalam. Namun, sebagai peserta program pekerja rentan PIJAR SEMAR, ahli waris berhak mendapatkan jaring pengaman sosial. Adapun rincian santunan JKK senilai total Rp 70.000.000 yang diterima oleh keluarga almarhum Jumeri terdiri dari:
- Santunan JKK Meninggal Dunia: Rp 48.000.000
- Biaya Pemakaman: Rp 10.000.000
- Santunan Berkala (dibayar sekaligus): Rp 12.000.000
Proses pencairan hak ahli waris ini berjalan cepat dan lancar berkat sinergi berbagai pihak. Dalam sebuah pesan yang beredar menyertai dokumentasi penyerahan santunan, perwakilan pendamping keluarga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada semua pihak yang membantu.
"Terima kasih kepada bapak/ibu yang telah membantu menginformasikan kecelakaan kerja Bpk Jumeri kepada BPJS TK Pemuda, sehingga keluarganya dapat segera menerima manfaat tersebut," tulisnya.
Kejadian yang menimpa Bapak Jumeri menjadi pengingat nyata akan tingginya risiko yang dihadapi oleh para pekerja di lapangan, khususnya pengemudi dan kernet di jalur rawan seperti Pantura.
Penyerahan santunan di ajang Jamsostek Award oleh Sekda Prov Jateng dan Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jateng DIY ini sekaligus menjadi pesan kuat tentang pentingnya jaminan sosial. Program seperti PIJAR SEMAR terbukti sangat krusial dalam memastikan pekerja informal dan rentan memiliki payung perlindungan, sehingga saat musibah tak terduga datang, keluarga yang ditinggalkan tetap memiliki harapan dan kelangsungan hidup secara ekonomi.
Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja